Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Endometritis pada Kucing

Gambar
Endometritis pada Kucing Endometritis adalah keradangan pada Uterus. Keradangan ini dapat disebakan karena berbagai hal antara lain infeksi sistemik, perkawinan yang tidak higienis, cat flue, kelahiran yang susah maupun kelahiran yang tidak tuntas dll. Salah satu ciri endometritis adalah keluarnya cairan berwarna kemerahan atau nanah dari alat kelamin. Salah satu cara penanganan endometritis adalah operasi ovariohisterectomy. 

Perawatan Bayi Kucing

PERAWATAN BAYI KUCING Perawatan bayi kucing merupakan pengetahuan yang penting diketahui bagi pecinta Kucing. Bayi kucing memiliki fisiologis yang sedikit berbeda dari kucing dewasa yaitu sistem imun, sistem pencernaan dan sistem homeotermal yang belum sempurna. Sistem imun yang belum sempurna menyebab penyakit sekecil apapun dapat menyebab kucing kehilangan nyawa. Kucing yang masih kurang dari dua minggu memerlukan penghangat tubuh untuk menstabilkan suhu tubuhnya ketika dingin. Sistem pencernaan yang imatur atau belum sempurna menyebabkan kucing mudah mengalami gangguan pencernaan (diare dll.) Makan terbaik untuk bayi kucing adalah susu induk. Kucing adalah hewan yang hanya memiliki sidikit enzim laktase jadi sangat tidak toleran terhadap susu berlaktosa. Penangan bayi kucing tanpa induk sangat individual. Satu metode yang sering diterapkan pada kucing yang tidak berinduk atau disapih paksa antara lain pemberian susu non laktosa, setiap dua jam sekali ditambah asam amino sebanyak...

Gagal Ginjal pada Kucing

Gambar
Gagal Ginjal pada Kucing Gagal ginjal adalah kasus yang sering dikeluhkan pada kucing usia tua. Gagal ginjal sangat mempengaruhi kualitas kucing. Kucing dengan gagal ginjal mengalami penurunan performa. Gagal ginjal didefunisikan sebagai kegagalan ginjal membuang racun dalam tubuh secara efektif. Racun dihasilkan dari metabolisme dan pembongkaran protein berlebihan dalam tubuh. Mekanisme terbentuk urea (racun) adalah pertama protein dalam pencernaan akan dipecah menjadi asam amino dan diabsorbsi oleh usus. Asam amino digunakan tubuh untuk bentukan protein. Kelebihan asam amino yang masuk kedalam tubuh tidak dapat disimpan dan dideaminasi oleh hati menjadi urea. Urea selanjutnya dibuang melalui ginjal bersama urin. Urin ditampung dalam vesica urinaria yang banyak mengandung bakteri urease. Bakteri urease mengubah urea menjadi amoniak (NH3) yang sangat beracun.

Feline Urinary Syndrom (FUS)

Gambar
Feline urinary syndrom (FUS) adalah  sindrom pada saluran perkencingan. Sindrom tersebut meliputi peradangan dan sumbatan pada saluran perkencingan. Gejala FUS sering terjadi pada kucing jantan yang rata-rata berusia diatas empat tahun. Predesposisi FUS meliputi perkawinan yang tidak teratur, kurang minum, infeksi, terlalu banyak asupan mineral dll. Gejala Klinis FUS adalah stranguria (nyeri saat kencing), hematuria (kencing berdarah), polakiuria (kencing berulang), oligouria (tidak ada kencing) dan muntah. Penanganan FUS meliputi menghilngkan kristal yang menyumbat, menurunkan risiko pembentukan kristal, mengatasi peradangan dan mengobati infeksi. Gejala FUS bervariasi, hal tersebut juga dapat dijadikan tolok ukur status keparahan kasus. Kucing yang mengalami FUS dan muntah menandakan kasus  sudah berada stadium lanjut [tingkat kematian diatas 60%]. Pencegahan Fus dapat dilakukan antara lain memberikan pakan basah secara berkala, melakukan perkawinan secara rutin, paka...

Flue pada Kucing

Gambar
Flue pada Kucing Flue merupakan permasalahan yang sering dijumpai pada Kucing. Flue sangat merugikan bagi peternak, selter maupun penghobi. Salah satu alasan flue pada kucing sangat merugikan adalah adanya sifat persisten atau terus ada. Persistensi flue pada kucing disebabkan karena kemampuan agen infeks untuk berdiam  pada sel ganglion trigeminus. Agen infeksi yang berada pada ganglion trigeminus dapat kembali aktif ketika kucing mengalami stres (lingkungan, transportasi, kebuntingan dll). Kucing yang pernah mengalami flue disarankan untuk dilakukan sterilisasi. Tujuan dilakukan sterilisasi yaitu agar agen infeksi tidak terus berkembang melalui rute induk ke anak. Kebuntingan atau stres berpeluang besar menjadi penyebab reaktivasi agen infeksi. Flue sangat berpotensi berpengaruh pada janin dan bayi kucing. Flue dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri. Virus penyebab flue pada kucing antara lain Rhinotrchaetis virus dan Calicivirus. Penyebab flue pada kucing dari golongan...

Pinjal pada Kucing

Gambar
Pinjal pada Kucing Pinjal merupakan ektoparasit yang sangat sering ditemukan pada Kucing. Spesies pinjal yang sering ditemukan pada kucing adalah Ctenocephalides felis. Pinjal ini dapat menghasilkan 500telur selama hidupnya. Pinjal rata-rata dapat hidup selama dua bulan hingga satu tahun. Siklus hidup pinjal antara lain telur, larva, pupa dan dewasa. Lama siklus hidup tergantung dari suhu dan kelembapan lingkungan.

Kutu pada Kucing

Kutu pada Kucing Kutu adalah masalah yang sering ditemukan pada daerah tropis terutama kucing liar atau kucing yang diliarkan. Kucing yang berstatus hewan kesayangan dan sangat jarang keluar rumah tidak ditemukan kutu pada umumnya.  Kutu bersifat hospes spesifik, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat menular dari hewan kemanusia terutama didaerah tropis. Kasus infestasi kutu pada groomer sesekali terjadi. Perbedaan kutu pada daerah tropis lebih cepat berkembang dibanding kutu pada daerah empat  musim. Siklus hidup kutu terdiri dari telur kemudin menetas menjadi nimpha dan terus berkembang serta moulting hingga menjadi dewasa. Pada daerah tropis dibutuhkan waktu dua minggu kutu berkembang dari telur hingga dewasa.  Penanganan infestasi kutu meliputi pencukuran rambut kucing, mandi rutin seminggu sekali dan suntik kutu atau tetes kutu. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan menjaga kucing agar tidak sering keluar rumah sehingga meminimalkan kontak kucing...

Distokia pada Kucing

Distokia pada Kucing Distokia diartikan sebagai kesulitan beranak. Distokia sering terjadi pada kucing yang pertama kali melahirkan. Penyebab distokia dapat digolongkan menjadi dua yaitu faktor induk dan faktor anak. Faktor induk meliputi kelemahan otot-otot reproduksi, relaksasi servix dan vagina yang kurang, stres berat pada induk, nafas yang pendek pada induk, induk cepat lelah dll. Faktor anak meliputi dua anak atau lebih berbarengan keluar, anak yang memiliki ukuran terlalu besar dll.

Toxoplasma sp.

Toxoplasma sp. Toxoplasma digolongkan kedalam parasit. Toxoplasma memiliki daur hidup yang menarik. Toxoplasma tidak menyebabkan gejala klinis pada kucing dan manusia. Toxoplasma melakukan reproduktif pada epitel usus kucing. 

Sindrom Sapi Ambruk

Sindrom Sapi Ambruk Sapi ambruk merupakan masalah yang sangat merugikan bagi peternak sapi. Sindrom Sapi Ambruk(SSA) dapat menyebabkan kematian pada sapi. Kematian akibat SSA disebabkan karena penurunan fungsi organ - organ tubuh. Penanganan SSA harus dilakukan secepat mungkin dan tempo sesingkat mungkin. Semakin lama penanganan semakin kecil kemungkinan sembuh karena semakin banyak fungsi organ yang terpengaruh. Penyebab SSA antara lain 1. Kekurangan mineral. 2. Sinovitis 3. Myositis 4. Traumatika 5. Kekurangan vitamin 6. Busuk kuku 7. dll. Penanganan dilakukan melalui terapi kausative, simptomatik dan suportif. Pemeriksaan laboratoris sangat dibutuhkan terutama dalam penentuan adanya infeksi dan status mineral dalam darah. 1. Kekurangan Mineral Sapi ambruk dapat terjadi akibat kekurangan mineral. Dua mineral yang apabila kebutuhannya tidak tercukupi dapat berakibat ambruknya sapi yaitu kalsium dan magnesium. a. Kekurangan kalsium (Hipokalsemia) Hipokalsemia...

Kepincangan pada Sapi

Kepincangan pada Sapi Kepincangan merupakan masalah yang sering menimpa peternakan sapi. Faktor predisposisi terjadinya pincang adalah posisi lantai kandang yang terlalu miring( kemiringan  maksimal 15 derajat), kandang yang kotor serta licin, dan kuku sapi yang terlalu panjang. Beberapa hal yang penyebab sapi pincang : 1. Infeksi virus 2. Infeksi bakteri 3. Franktur atau retak pada tulang 4. Pembusukan pada kuku 5. Radang persendian 6. Radang otot dll. Pengobatan pincang pada sapi membutuhkan kesabaran dan biaya. Kepincangan pada sapi tidak jarang berakhir pada culing (penyembelihan). Penentuan penyebab kepincangan adalah kunci sukses terapi. Terapi yang diberikan berupa terapi kausatif, Simtomatik dan Suportif.

Cairan Mata Berlebihan pada Kucing

Cairan Mata Berlebihan pada Kucing Cairan mata berlebihan pada Kucing mengindikasikan berbagai hal, antara lain 1. Gastritis ( radang lambung) 2. Enteritis (radang Usus) 3. Infestasi cacing 4. Opthalmitis (radang mata) 5. Gangguan saluran pernafasan atas dll. Cairan mata adalah salah sistem pertahan mata. Cairan mata berfungsi membasahi mata, mengeluarkan kotoran-kotoran mata dan mengandung imunoglobalin A yang berfungsi sebagai opsonin yang penting dalam proses pertahan tubuh.  Proses pengobatan cairan mata yang berlebihan pada kucing disebabkan pada penyebabnya. Penentuan penyebab cairan mata berlebihan dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan laboratarik. Terapi yang digunakan meliputi terapi kausative, Simptomative dan Suportif. Kunci utama keberhasilan terapi adalah ketepatan penentuan penyebab.

Vaksinasi pada Kucing

VAKSINASI PADA KUCING Vaksinasi adalah upaya pengkebalan hewan terhadap suatu penyakit tertentu. Vaksin bertujuan agar tubuh mampu menghasilkan antibodi secara lebih cepat ketika terjadi Infeksi penyakit tertentu. Antibodi berfungsi sebagai opsonin atau yang mengikat (melingkupi) sehingga sel-sel fagositosis lebih mudah memfagosit agen 'infeksi tersebut. Fagosit adalah proses memakan benda asing untuk dikeluarkan dari dalam tubuh sehingga tidak merugikan. Vaksin pada kucing dilakukan 2 kali di awal (berselang satu bulan). Setelah vaksin pertama dilakukan boster setahun sekali. Vaksin yang tersedia meliputi 1. Panleukopenia (muntah_ diare) 2. Calicivirus ( sariawan) 3. Rhinotrachaetis (Flue) 4. Chlamidia (Flue, mata berair) Vaksinasi dilakukan rutin. Vaksinasi merupakan upaya preventif untuk penyakit berbahaya yang tingkat kematiannya dapat mencapai 70 persen. Harga vaksin bervariasi ada yang single doses ( univalen) dan ada yang beberapa virus(multivalen). Vaksin k...

Pencukuran Rambut Kucing

Pencukuran Rambut Kucing Kucing secara berkala harus dilakukan perawatan rambut dan kulit ( grooming, cukur dll.). Pencukuron rambut kucing dapat dilakukan secara berkala2 bulan - 6 bulan sekali. Manfaat dari mencukur rambut kucing antara lain 1. Peningkatan Kesehatan Kucing 2. Peningkatan kesehatan manusia 3. Penurunan risiko alergi pada manusia 4. Pencegahan terhadap penyaki parasit 5. Pengobatan terhadap jamur dan Parasit 6. Resistensi kuang terhadap panas meningkat Banyak manfaat yang didapat dari pencukuran rambut kucing, jadi jangan lupa mencukur rambut kucing anda secara rutin. Pencukuran rambut kucing sebaiknya dilakukan oleh profesional grammer atau klinik hewan terdekat. Penceukuran rambut kucing dapatdilakukan dengan anastasi atau tanpa anastasia.

Penanganan Anoreksia pada Sapi

Penanganan Anoreksia pada Sapi Anoreksia didefinisikan sebagai kehilangan nafsu makan. Penyebab anoreksia dapat berbagai macam antara lain infeksi, rasa nyeri, kembung, kekurang mineral, stress dll. Tahapan penanganan anoreksia adalah 1. Penentuan penyebab anoreksia 2. Pemberian terapi Kausative 3. Pemberian terapi simptomative 4. Pemberian terapi suportive 5 evaluasi dan cek laboratorium Anoreksia memerlukan evaluasi secepatnya. Anoreksia dapat berujung dengan Kematian.

Stadium Penyembuhan Luka pada Hewan

Stadium Penyembuhan Luka pada Hewan Proses penyembuhan luka terdiri dari beberapa tahapan antara lain 1. Stadium Hemostasis 2. Stadium Inflamasi 3. Stadium Proliferasi 4. Stadium Maturasi Proses penyembuhan luka dapat berjalan Lambat atau cepat. Proses penyembuhan Luka di pengaruhi oleh banyak faktor antara lain 1. Ada tidaknya infeksi 2. Bentuk luka ( jenis luka) 3. Ukuran luka 4. Ada tidaknya faktor penghambat Kesembuhan dll