informasi seputar hewan kesayangan, hewan produksi dan satwa liar
Gagal Ginjal pada Kucing
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Gagal Ginjal pada Kucing
Gagal ginjal adalah kasus yang sering dikeluhkan pada kucing usia tua. Gagal ginjal sangat mempengaruhi kualitas kucing. Kucing dengan gagal ginjal mengalami penurunan performa.
Gagal ginjal didefunisikan sebagai kegagalan ginjal membuang racun dalam tubuh secara efektif. Racun dihasilkan dari metabolisme dan pembongkaran protein berlebihan dalam tubuh.
Mekanisme terbentuk urea (racun) adalah pertama protein dalam pencernaan akan dipecah menjadi asam amino dan diabsorbsi oleh usus. Asam amino digunakan tubuh untuk bentukan protein. Kelebihan asam amino yang masuk kedalam tubuh tidak dapat disimpan dan dideaminasi oleh hati menjadi urea. Urea selanjutnya dibuang melalui ginjal bersama urin. Urin ditampung dalam vesica urinaria yang banyak mengandung bakteri urease. Bakteri urease mengubah urea menjadi amoniak (NH3) yang sangat beracun.
Distokia pada Kucing Distokia diartikan sebagai kesulitan beranak. Distokia sering terjadi pada kucing yang pertama kali melahirkan. Penyebab distokia dapat digolongkan menjadi dua yaitu faktor induk dan faktor anak. Faktor induk meliputi kelemahan otot-otot reproduksi, relaksasi servix dan vagina yang kurang, stres berat pada induk, nafas yang pendek pada induk, induk cepat lelah dll. Faktor anak meliputi dua anak atau lebih berbarengan keluar, anak yang memiliki ukuran terlalu besar dll.
Kepincangan pada Sapi Kepincangan merupakan masalah yang sering menimpa peternakan sapi. Faktor predisposisi terjadinya pincang adalah posisi lantai kandang yang terlalu miring( kemiringan maksimal 15 derajat), kandang yang kotor serta licin, dan kuku sapi yang terlalu panjang. Beberapa hal yang penyebab sapi pincang : 1. Infeksi virus 2. Infeksi bakteri 3. Franktur atau retak pada tulang 4. Pembusukan pada kuku 5. Radang persendian 6. Radang otot dll. Pengobatan pincang pada sapi membutuhkan kesabaran dan biaya. Kepincangan pada sapi tidak jarang berakhir pada culing (penyembelihan). Penentuan penyebab kepincangan adalah kunci sukses terapi. Terapi yang diberikan berupa terapi kausatif, Simtomatik dan Suportif.
Sindrom Sapi Ambruk Sapi ambruk merupakan masalah yang sangat merugikan bagi peternak sapi. Sindrom Sapi Ambruk(SSA) dapat menyebabkan kematian pada sapi. Kematian akibat SSA disebabkan karena penurunan fungsi organ - organ tubuh. Penanganan SSA harus dilakukan secepat mungkin dan tempo sesingkat mungkin. Semakin lama penanganan semakin kecil kemungkinan sembuh karena semakin banyak fungsi organ yang terpengaruh. Penyebab SSA antara lain 1. Kekurangan mineral. 2. Sinovitis 3. Myositis 4. Traumatika 5. Kekurangan vitamin 6. Busuk kuku 7. dll. Penanganan dilakukan melalui terapi kausative, simptomatik dan suportif. Pemeriksaan laboratoris sangat dibutuhkan terutama dalam penentuan adanya infeksi dan status mineral dalam darah. 1. Kekurangan Mineral Sapi ambruk dapat terjadi akibat kekurangan mineral. Dua mineral yang apabila kebutuhannya tidak tercukupi dapat berakibat ambruknya sapi yaitu kalsium dan magnesium. a. Kekurangan kalsium (Hipokalsemia) Hipokalsemia...
Komentar
Posting Komentar
Berkomentar dengan bebas