Kucing dan sifat alaminya

PERILAKU ALAMIAH KUCING

                    Kucing adalah hewan yang sudah didomistikasi ( dijinakkan) beribu-ribu tahun yang lalu. Tujuan utama kucing dijadikan hewan peliharaan adalah penanggulangan wabah pes oleh tikus. Era modern saat ini fungsi kucing telah berubah antara lain terapi stres bagi pemilik, teman yang setia dan keluarga bagi beberapa orang.  Kucing memiliki beberapa perilaku alamiah yang wajib terpenuhi agar hidupnya lebih baik antara lain
1. Makan: kucing cenderung makan dengan jumlah yang sedikit, tetapi sering, dan membutuhkan kalori yang cukup. Kucing menggunakan protein dan lemak sebagai sumber energi. Makanan alamiah kucing adalah mamalia kecil seperti tikus, mencit, dll.
2. Kawin: kucing memerlukan kawin sebulan sekali ketika tidak bunting. Kucing dapat rontok rambut apabila tidak dapat menyalurkan hasrat perkawinannya. Solusi apabila kita tidak ingin membiarkan kucing kawin alami adalah dengan kastrasi atau sterilisasi.
3. Mengasah kuku: kuku kucing akan panjang apabila tidak diasah atau dipotong. Kegiatan mengasah kuku dapat memberikan sensasi rilek pada kucing. Pada kucing liar mengasah kuku adalah kegiatan menandai wilayah. Pemotongan kuku kucing dilakukan setiap dua minggu sekali.
4. Bermain dan memanjat: Kucing secara alamiah suka ditempat yang tinggi dan melakukan permainan. Memanjat dan bermain melatih psikomotorik dari anak kucing dan kucing dewasa agar bergerak lebih responsif dalam berburu. Kucing modern walaupun sudah tidak berburu masih membutuhkan bermain dan memanjat agar tidak terjadi obeisitas dan membantu proses homeastasis pada saluran cerna( agar tidak terjadi sembelit).
Kucing pada dasarnya adalah hewan yang soliter. Kucing modern harus dilatih untuk menjadi hewan yang komunal dan meninggalkan sifat dominasinya. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghilangkan sifat agresif kucing adalah
  • Kucing harus sering dikandang
  • Kucing jangan dibiarkan berinteraksi dengan kucing liar
  • Rutin dimandikan seminggu sekali
  • Memberikan makanan dengan tangan
  • Dilatih bersosialisasi sejak kecil
  • Dilatih mengerjakan perintah tertentu dengan memberi hadiah makanan
  • Dilakukan operasi sterilisasi sebelum usia 7 bulan.
Kucing harus dilatih sejak umur 2 minggu. Karakter kucing sangat tergantung dengan induk yang memelihara dan orang pengasuhnya. Pembentukan karakter kucing dimulai dari umur 2 minggu hingga umur 4 bulan. Ketika kucing beranjak dewasa lebih sulit melatih kucing. Kucing yang lebih sering dikandang selain menjadi lebih baik sifatnya , juga menghindarkan kucing dari penyakit dan mencegah kancing terkena maupun menularkan toxoplasma.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Distokia pada Kucing

Kepincangan pada Sapi

Sindrom Sapi Ambruk